Sekitar 25% UMKM Bengkulu Baru Memanfaatkan E-Commerce

Dinas Koperasi serta UKM Propinsi Bengkulu mengatakan baru sekitaran 20%-25% aktor usaha mikro, kecil serta menengah (UMKM) yang memakai pasar perdagangan elektronik atau e-Commerce.

Kepala Dinas Koperasi serta UKM Propinsi Bengkulu Yuliswani di Bengkulu, Selasa (29/8), mengatakan, beberapa aktor UMKM setempat masih tetap terpaku pada toko fisik saja.

Sekitar 25% UMKM Bengkulu Baru Memanfaatkan E-Commerce

” Hal semacam ini juga dikarenakan oleh aspek penunjang yaitu jaringan internet, banyak ‘blank spot’ ruang Internet di daerah kami, ” kata dia.

Sesaat daerah sebaran aktor UMKM lanjut dia bukan sekedar di Kota Bengkulu saja yang mempunyai ruang jangkauan internet yang cukup baik.

Banyak pula yang ada di kabupaten-kabupaten dengan jaringan internet yang kurang mensupport, bila juga ada keadaan kecepatan jaringannya cukup lambat.

” Kami juga mengharapkan penyedia jaringan turut menolong pemerataan jaringan ini, hingga banyak aktivitas produktif orang-orang juga akan bertumbuh yang akan datang, ” kata Yuliswani.

Di Propinsi Bengkulu, menurut data paling akhir yang dipunyai Yuliswani, ada sekitaran 144. 000 penggiat UMKM. Separuhnya berada di Kota Bengkulu, sesaat yang lain menyebar di sembilan kabupaten di Bengkulu.

Disamping itu, untuk tingkatkan akses UMKM pada e-Commerce, Bank Indonesia mendatangkan yang memiliki satu diantara ” on-line marketplace ” paling besar di Indonesia yaitu Tokopedia, sejumlah 130 UMKM serta mahasiswa dikenalkan serta memperoleh kursus begaimana mulai pemasaran dengan elektronik.

” Paradigma perdagangan mulai sejak satu dekade belakang telah beralih jadi, tambah baik buka tutup laptop dari pada buka tutup toko, ” tutur Kepala Bank Indonesia Perwakilan Propinsi Bengkulu Endang Kurnia Saputra.

Lazada Akan Fokus Dalam 3 Hal

Debut Lazada yang dilengkapi dengan cek resi di Indonesia yang telah bertahan sepanjang lima th. tidak dan merta buat marketplace itu berpuas diri. Bahkan juga, Co-CEO Lazada Indonesia Florian Holm telah mempersiapkan konsentrasi baru sepanjang lima th. ke depan.

” Lazada telah ada sepanjang lima th. di Indonesia. Lantas apa? Pertanyaan itu yang sering dilontarkan, ” papar Holm waktu perayaan ulang th. ke-5 Lazada yang diselenggarakan di Jakarta, Rabu (15/3/2017). Untuk menjawab pertanyaan itu, Lazada nyatanya sudah mempersiapkan tiga konsentrasi paling utama.

Konsentrasi pertama diperuntukkan untuk customer yang belanja. Holm menjelaskan, Lazada berusaha untuk mendatangkan barang yang umumnya didapati di off line juga ada juga di on-line.

” Konsentrasi kami menggandeng entrepeneur muda atau Usaha Kecil Menengah yang menginginkan mulai jual dengan basis on-line, ” katanya meneruskan. Dengan hal tersebut, juga akan makin banyak product yang ada.

Pengiriman juga jadi konsentrasi beda untuk Lazada. Platfom e-Commerce yang barusan memperoleh investasi dari Alibaba ini selalu berusaha mendatangkan service pengiriman barang yang lebih terpercaya serta tambah baik.

” Kami akan konsentrasi pada pengembangan aplikasi, termasuk juga bagaimana hubungan pemakai dengannya, ” katanya. Karena itu, pengembangan aplikasi Lazada juga akan di buat lebih personal, sesuai sama ketertarikan setiap pemakai.

Seirama dengan Holm, Head of On-line Marketing Lazada Indonesia Haikal Bekti Anggoro juga menjelaskan content Lazada di pastikan tidak sebatas keperluan customer, seperti promosi. Tetapi content itu juga mempunyai muatan info serta nilai lebih.

” Satu diantara yang sudah kami kerjakan yaitu mendatangkan Lazada Live. Lewat saluran itu kami seringkali memberi info seperti panduan atau anjuran tentang beberapa hal, ” katanya. Untuk info, Lazada Live adalah saluran yang menyiarkan bermacam content dari selebritas lewat website resmi Lazada.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *